EPISTIMOLOGIS DASAR KONSEPTUAL STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (PIPS)

Fatiani Lase

Sari


Abstract.The existing phenomena indicates that affective rational patterns of thinking and social actions are less dominant than those of instrumental patterns. Such condition has resulted in an epistemological problem on how to develop the new way of thinking that is very likely able to develop intellectual as well as emotional potentials of the children. The question then generates the idea of building social studies education as a prophetic oriented education. In this regard, some research findings indicate that social studies education will likely have solid epistemological drives if it applies the modern paradigm integrating science technology, and religion visions suited to Indonesian culture context as well as sound research paradigm.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Achmad Sanusi. 1997. Dasar Pengembangan S2-S3 Program Studi Pendidikan IPS, Program Pasca Sarjana IKIP Bandung.

----------------- 1998. Menyisipkan Vektor Percepatan (Untuki Memicu Mutu Belajar dan Manajemen Dasar dan Menengah) PPS-IKIP Bandung.

A. Kosasah Djahiri. 1998. Apa Kemana dan Bagaimana PIPS, Lab. Pengajaran PMKN-IKIP Bandung, Makalah Pengiring untuk dialog Forum FPIPS IKIP/FKIP Se-Indonesia di Jakarta.

Allen F. Rodney. 1998. Social Science Teacher Education in Era Reformation. Paper Presented to the IKIP Bandung. at Bandung, on Wednesday. 15 July 1998.

Ari Sulisyana. 1997. Pengembangan Berpikir Kritis Anak dalam Pembelajaran Pendidikan IPS di Sekolah Dasar. Tesis Program Studi Pendidikan IPS-PPS-IKIP Bandung.

Babbie, E.R. 1975. The Practice of Social Research, Belmont. Ca: Wadsworth Poblishing Co.

Bogdan, RC. & Bilken, S.K. 1982. Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon, Inc.

Conny R. Sumiawan. 1997. Keterkaitan Antara Lembaga Pendidikan Tinggi (LPTK) dengan Sekolah, Konsorsium Ilmu Pendidikan Dirjen DIKTI, Depdikbud.

Dadang Sundawa. 1997. Studi Kinerja Guru SD Kelas V dalam Mengimplementasikan Alat Penilaian Non Tes Bidang Studi IPS berdasarkan Kurikulum 1994 di Kota Madya Bandung, Tesis Program Studi Pendidikan IPS-PPS-IKIP Bandung.

Hopkins, Charles R. 1985. Understanding Educational Research, Colombus, Ohio: Abel & Howell Company.

I. Waya Lasnawan. 1997. Pengembangan Model Belajar Cooperative Learning dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar, Tesis Program studi Pendidikan IPS-PPS-IKIP Bandung.

Krischenbaum, Howard. 1994. 100 Way to Enhance Values and Morality in School and Youth Setting, Allyn and Bacon, London.

Muhammad Numan Somantri. 1998. Masalah Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) FPIPS-Pasca Sarjana IKIP sebagai “Synthetic Discipline” Forum Komunikasi Pimpinan FPIPS-IKIP, HISPIPSI, FPIPS Pasca Sarjana dan Lembaga Penelitian Bandung.

Suwarma Al Muchtar. 1990. Pengembangan Kemampuan Berpikir dan Nilai Pendidikan IPS, Disertasi, Fakultas Pasca Sarjana-IKIP Bandung.

---------------- 1994. Memperkuat Dasar Konseptual Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), Makalah Disajikan pada Forum Saresehan / Forum Komunikasi Pimpinan FPIPS-IKIP dan Jurusan FKIP, Universitas Se-Indonesia.

--------------- 1994. Kecenderungan Perkembangan Metode Penelitian dalam Ilmu Sosial, Implikasinya terhadap Penelitian Pendidikan ILmu Sosial, JPIPS No. 5 Tahun 1995.

--------------- 1995. Arah Peningkatan Mutu Pendidikan IPS di Sekolah Dasar, Makalah Disajikan Pada Diskusi Ilmiah dalam Rangka Pelepasan Program S1 ke-2 tanggal 22 Agustus 1995 di IKIP Bandung.

Waspodo Tjipto. 1997. Pengembangan Model Teknik Non Tes Bentuk Inquiry dalam Evaluasi Hasil Belajar Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas V SD, Tesis Program Studi Pendidikan IPS-PPS-IKIP Bandung.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.
Repositori Ilmiah Indonesia