ANALISIS RETORIKA PUISI REMAJA UNTAIAN PUISI UNTUK IBU

Riana -

Sari


Abstrak. Di antara karunia Tuhan yang paling besar bagi manusia ialah kemampuan bicara. Kemampuan untuk mengungkapkan isi hatinya dengan bunyi yang dikeluarkan dari mulutnya. Manusia adalah makhluk sosial, oleh karena itu manusia selalu berhubungan dengan orang lain. Salah satu bentuk jalinan hubungan itu adalah komunikasi. Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Penelitian membuktikan bahwa 75% waktu bangun kita berada dalam kegiatan komunikasi. Kemampuan bicara bisa merupakan bakat. Tetapi, kepandaian bicara yang baik memerlukan pengetahuan dan latihan. Retorika sebagai ”ilmu bicara” sebenarnya diperlukan setiap orang. Retorika adalah suatu teknik pemakaian bahasa sebagai seni yang menggunakan rasio dan imajinasi untuk menggerakkan kemauan lebih baik. Dalam kegiatan komunikasi tidak terkecuali lewat sastra, kata-kata dijalinsatukan untuk melahirkan pesan yang bermakna. Yang paling penting dari rangkaian kata-kata tadi adalah pengertian yang tersirat dibalik kata yang digunakan. Hal yang menarik dalam permasalahan ini adalah penciptaan karya sastra pada puisi remaja yang berjudul Untaian Puisi untuk Ibu. Untuk masalah yang dibahas dalam hal ini adalah menganalisis puisi remaja. Penulis dapat menambah wawasan tentang kajian retorika dalam proses komunikasi, melalui puisi remaja.

 

Kata kunci: retorika  dan puisi remaja


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badudu, J.S. 1984. Sari Kesusastraan Indonesia. Bandung: Pustaka Prima.

Departemen Pendidikan Nasional. 2002.Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ke

Tiga. Jakarta: balai Pustaka.

Keraf, G. 2005.Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Rahmat, Jalaluddin. 2006. Retorika Modern. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Widyastuti, Pratiwi. 2005. Untaian Puisi Untuk Ibu. Jawa Tengah: Brebes.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.
Repositori Ilmiah Indonesia